Minggu, 16 November 2008

TANGGAPAN SERTIFIKASI APOTEKER DI FORUM ISFI ONLINE

Menanggapi banyaknya keluhan tentang beberapa pungutan oleh organisasi (ISFI) kepada anggotanya ex: PUKA, Rekomendasi apotik, kami justru mempertanyakan sense of belonging mereka terhadap organisasi, gimana organisasi mau berkembang tanpa adanya sumber dana, dan darimana kalu bukan dari anggota iyakan kan pak...Organisasi maju anggota ikut maju. Tentang PUKA saya kira memang masih debatable mengenai urgensinya, namun menyimak apa yang disampaikan oleh pengurus PP ISFI tentang adanya sosial responsibility dalam menyediakan SDM apoteker yang kompeten, maka pendidikan berkelanjutan yang terencana dan terevaluasi menjadi hal mutlak yang diperlukan, apapun itu bentuknya. Dan saya kira PUKA ini menjadi salah satu jawaban. Ia sih memang sebagian masih mempertanyakan akan adanya "Value added" setelah mengikuti PUKA ini selain tentunya sertifikat yang berguna dalam pengurusan rekomendasi pendirian izin apotek, adanya upgrading knowledge yang berkorelasi terhadap peningkatan mutu pelayanan yang bermuara pada peningkatan jasa pelayanan menjadi tuntutan logis dari keikutsertaan anggota pada PUKA ini. Dan hal inilah yang masih samar dirasakan oleh anggota. Kami melihat bahwa seharusnya dengan adanya pernyatan kompeten dari organisasi (ISFI) kepada anggota, masyarakat sebagai pengguna jasa seharusnya mendapatkan informasi tentang mana apoteker yang sudah dinyatakan kompeten, mana yang belum, ini setidaknya dapat menjadi salah satu jawaban akan kegundahan anggota ISFI akan urgensi dari PUKA ini.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

betul self belonging terhadap organisasi memang perlu diperhatikan, namun dari sebaliknya juga perlu dipertimbangkan mngenai pendapatan anggota yang apakah mampu untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk PUKA sedangkan pendapatan murni apoteker yang didaerah kecil mungkin masih belum mencapai jumlah biaya PUKA lalu jika menemukan hal ini apakah yang akan dilakukan oleh ISFI pusat sehubungan dengan SELF BELONGING ISFI TERHADAP ANGGOTA ??
ada pula hal yang perlu diperhatikan lagi sejauh mana ISFI MEMBERIKAN kontribusi KESEJAHTERAAN terhadap anggota ?? MAMPU tidak ISFI menetapkan gaji standar APOTEKER SECARA NASIONAL ?? jika mampu SAYA yakin tidak hanya TATAP atau PUKA yang menjadikan APOTEKER kompeten namun APOTEKER menjadi NOMER 1 SEPERTI APOTEKER DI Luar Negeri ...

TINGGAL petanyaannya apakah ISFI MAMPU mensejahterakan anggotanya SEBELUM MENGATUR ANGGOTANYA ?????


Demikian terima kasih

salam sejawat

Anonim mengatakan...

hehehe..
saya termasuk oarng yang terang-terangan menyatakan tanggapan tentang keabsahan sertifikasi isfi.

saya hanya menekankan, Okelah ISFI sebuah ORGANISASI namun yang saya tidak setuju selain karena keabsahannya ada satu hal yang saya tidak menyetujuinya yaitu PERBEDAAN BIAYA yang harus dikeluarkan di tiap daerah BERBEDA. Seharusnya jika memang sebuah organisasi, harusnya terorganisasi, bukan terlihat seperti pungutan tak jelas seperti itu, dan ada beberapa teman yang sedikit memperanyakan malah dipersulit.

ini bukan rahasia umum karena itu saya beranikan diri menuliskannya di blog..

terimakasih
semoga anda mengerti maksud saya